Jumat, 10 April 2015

Faktor Kegagalan dan Keberhasilan Berwirausaha

Kali ini saya akan membahasa tentang Faktor Kegagalan dan Keberhasilan Berwirausaha. Memang berwirausaha atau berwiraswasta tidak mudah, butuh komitmen yang kuat, optimisme yang tinggi, kerja keras dan berkorban baik waktu tenaga bahkan harta pribadi. Dibawah ini akan saya uraikan tentang faktor tersebut.


Faktor kegagalan berwirausaha antara lain :

a.    Kurangnya dana untuk modal.
Tidak semua kegagalan disebabkan karena modal yang tidak ada, akan tetapi sebagian besar kegagalan itu ada karena kurangnya dana.

b.     Kurangnya pengalaman dalam bidang bisnis.
Berikan suatu jabatan kepada ahlinya.

c.      Tidak adanya perencanaan yang tepat dan matang.
Dalam berwirausaha, merencanakan sesuatu, atau menyusun sesuatu perlu disiapkan sebelumnya.

d.     Tidak cocoknya minat terhadap bidang usaha yang sedang digeluti (diteliti).
Terkait dengan penjelasan point b diatas, yaitu menempatkan sesuatu pada tempatnya, termasuk tempatkan minat dan bakat dimana orang itu berminat dan berbakat agar usaha atau pekerjaan yang dilakukan menjadi sahabat dan dapat ditekuni dengan baik.

e.     Kurang ulet dan cepat putus asa.
Karena kita harus dituntut untuk rajin, tekun, sabar, dan jangan putus asa.

f.      Kurang tekun dan teliti.
g.     Kurangnya pengawasan.
h.     Kemacetan yang sering terjadi.
i.      Pelayanan yang kurang baik.
j.      Tidak jujur dan kurang cekatan.
k.     Kurang inisiatif dan kurang kreatif.
l.      Kekeliruan dalam memilih lapangan usaha.
m.    Banyak pemborosan dan penyimpangan.
n.     Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen.
o.     Sulit memisahkan antara harta pribadi dengan harta perusahaan.
p.     Kekeliruan menghitung harga pokok.


Berbagai kasus yang saya temui salah satu penyebab kegagalan berwirausaha pada umumnya di masyarakat antara lain pengelolaan administrasi yang buruk, sistem manejemen yang buruk, putusnya hubungan mitra kerja, kenaikan harga BBM.

Sedangkan faktor keberhasilan berwirausaha antara lain :

a)    Kerja keras.
Dalam menjalankan usaha kita perlu menyadari bahwa setiap orang yang menekuni bidang usaha dan dituntut untuk memiliki pemikiran untuk selalu bekerja keras dan tekun.

b)    Kerja sama dengan orang lain.
Terkadang kita tidak bisa berdiri sendiri. Oleh karena itu berhubungan dengan orang lain adalah salah satu penunjang agar usaha kita bisa jalan bahkan berkembang.

c)    Penampilan yang baik.
Penampilan kita gunakan sebagai cermin atas kepribadian seseorang. Setidaknya berpakaianlah yang rapi untuk menghormati pelanggan atau mitra kerja.

d)    Yakin (keyakinan dan niat)
Segala sesuatu yang dilakukan wujudkan dalam diri kita bahwa kita bisa.

e)    Pandai membuat keputusan.
Cepat dalam mengambil keputusan juga perlu, agar tidak termakan waktu yang panjang untuk segera membuat langkah baru menghadapi kondisi saat itu.

f)    Mau menambah pengetahuan.
Seorang wirausaha harus selalu mengembangkan diri baik produk maupun tentang wawasan global. Sehingga ia mampu membaca pasar dan persaingan.

g)    Pandai berkomunikasi.
Aturlah cara berbicara terhadap mitra kerja terlebih terhadap pelanggan. Karena ini juga merupakan kesan terhadap yang berhubungan dengan usaha kita. Jika kita meninggalkan kesan yang kurang, bisa jadi mereka akan pindah ke yang lain.


h) Optimis.
Sikap dan pola pikir usahawan selalu berfikir positif, jika dalam analisanya terdapat hal yang negatif atau merugikan, maka dengan cepat biasanya ia langsung mengambil langkah selanjutnya.




i) Pandai Mengkalkulasi dan Mengestimasi
Mengkalkulasi dan mengestimasi sangat dibutuhkan seorang usahawan. Hal ini bertujuan untuk dapat mengukur besar kecilnya suatu kerugian, keuntungan, peluang dan ancaman terhadap usahanya.

Hal yang paling penting adalah terus belajar melihat keadaan pasar dan kondisi usaha sendiri. Gabungkanlah keadaan antara keduanya membentuk suatu posisi yang aman dan bisa berkembang di tengah-tengah pasar.

Bahwa perlu diingat, laba atau rugi itu selalu ada, bahkan bergantian tiap harinya. Bersabalah dalam menjalankan usaha, karena orang yang mampu mencitpakan usaha merupakan salah satu ciri orang cerdas. Selain itu salah satu ciri usahawan yaitu ia mampu mengkondisikan keadaan dan mengikuti pasar agar usahanya dapat berjalan dan berkembang. Persaingan pasti ada, tapi yakinlah pada usaha Anda dengan optimis yang tinggi.

Semoga bermanfaat ...

Referensi :
Wahyu, Anhar. “Contoh Makalah Kewirausahaan Terbaru”. www.lintasberita.web.id. 16 Apr. 2013. Web. 22 Pebruari 2015.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar