Berwirausaha atau berwiraswasta merupakan salah satu contoh profesi yang sering kita temui di masyarakat. Tak heran jika mereka ada yang bisa dikatakan suskes maupun gulung tikar. Karena pada dasarnya memang memulai usaha terlebih usaha kecil maupun usaha besar tidaklah semudah membalikkan kedua telapak tangan. Perlu pembelajaran yang sangat intensif dari setiap langkah baik dalam internal maupun eksternal.
Berwirausaha pasti mendapat untung apa kerugian. Untuk bisa melihat ini, maka minimal pandai-pandailah mengkalkulasi resiko dan peluang dari setiap langkah yang akan Anda dilakukan. Karena keduanya (resiko dan peluang) juga menentukan nasib jalannya usaha Anda, baik usaha besar maupun usaha kecil. Namun jika Anda sudah bisa mengkalkulasi resiko baik yang ringan sampai yang resiko yang besar, maka ukur dan padukanlah dengan bidang usaha yang akan Anda jalankan. Hal ini juga mempengaruhi berapa besar modal yang akan Anda jalankan. Usahakan antara resiko, peluang, kerugian dan kelebihannya serta modal dari usaha yang akan Anda jalankan sudah Anda pahami terlebih dahulu.
Berikut ini saya mencoba uraikan tahap atau langkah-langkah memulai usaha kecil :
1. MEMULAI
Yang dimaksudkan yaitu pilihlah bidang usaha yang akan Anda jalankan. Namun tak hanya memilih, melainkan mengamati alur dan bagaimana sepak terjang tentang usaha yang Anda pilih. Baik resiko, peluang, kerugian dan kelebihannya. Usaha Anda apakah dibidang produksi, jasa, pertanian dan sebagainya.
2. MELAKSANAKAN
Dalam tahap ini, Anda sudah dalam proses menjalankan. Dari perjalanan usaha Anda ini, Anda akan mengadapi dan mengalami persoalan-persoalan yang terkadang di luar anggapan Anda. Oleh karena itu biasanya Anda dituntut untuk bisa mengambil keputusan tentang kebijakan dari usaha Anda. Tak hanya itu, juga mengatur segala bentuk langkah dan keputusan kegiatan usaha Anda (Menejemen). Contoh cara evaluasi dari hasil usaha yang sudah dijalankan. Jika setelah mendapatkan hasil, maka perlua adanya langkah selanjutnya untuk menjawab dan merespon dari hasil usaha.
3. MEMPERTAHANKAN
Tahap ini adalah penentuan nasib jalan usaha Anda. Dari hasil usaha Anda, amati dan analisilah apakah usaha ini dalam kondisi berkembang apa menurun . Biasanya jika mengalami penurunan diakibatkan saingan yang mulai tumbuh, atau daya beli pelanggan mulai surut. Oleh sebab itu Anda dituntuk harus mampu memiliki inovasi dan kretivitas untuk mampu tetap melanjutkan usaha Anda. Jika Anda tidak segera mengambil keputusan, maka nasib usaha Anda pada akhirnya akan semakin tak menentu kondisinya. Jika keadaannya diluar dugaan atau harapan (merugi), maka Anda bisa menghentikan usaha Anda atau memilih jalan usaha yang lain. Hal ini bermaksud untuk menyelamatkan modal Anda dari kerugian yang semakin membesar yang diluar dugaan nantinya jika diteruskan. Maka segeralah mengentikan atau mengalihkan ke usaha yang lain.
Namun jika keadaan usaha Anda dalam berkembangan, maka tak ada salahnya Anda berfikir untuk mengembangkan jangkauan usaha lebih luas dengan harapan pendapatan atau laba semakin bertambah.
4. MENGEMBANGKAN
Tahap ini merupakan tahap dimana usaha Anda dalam keadaan “proses” berkembang atau membaik. Jika keadaannya demikian, maka tak ada salahnya Anda memilih untuk mengembangkan jangkauan jaringan usaha Anda. Namun perlu Anda perhatikan, tahap MELAKSANKAN disini berperan kembali. Oleh karena itu, manajemen sangat diperlukan untuk mengatasi dan menghadapi permasalah-permasalan yang muncul jika Anda memilih untuk mengembangkan usaha.
Dari sekian tahap atau langkah-langkah tak cukup untuk bisa menjalankan. Perlu Anda pelajari juga tentang sifat usahawan seperti :
a. Kerja Keras
Berkorban waktu, tenaga dan pikiran bahkan modal untuk memajukan usaha.
b. Optimis
Harus selalu beranggapan positif ke depannya, karena kekuatan dari dalam diri sendiri juga sangat penting agar tidak cepat putus asa.
c. Pengambil keputusan
Cepat dan akurat dalam mengambil sebuah keputusan. Hal ini juga dapat mengkalkulasi antara peluang, ancaman, kerugian dan manfaat dari setiap kondisi.
d. Pandai Berkomunikasi
Fleksibel terhadap setiap orang yang ditemua atau dihadapi entah tetangga, pelanggan maupun distributor. Terlebih dalam mempromosikan usahanya agar orang lain mudah tertarik.
Nah itu sebagian sifat usahawan yang perlu Anda pelajari. Untuk lebih mantap lagi, maka perlu Anda baca tentang keberhasilan dan kegagalan dalam berwirausaha yang akan kita sambung lain hari.
Semoga bermanfaat ...
Referensi :
Alma, Bukhari. Kewirausahaan.Edisi Revisi. Bandung : Alfabeta Bandung, 2010.
Fajriah, Nur. “Model Proses Kewirausahaan”. ifazblog.blogspot.com. 13 Peb. 2011. Web. 21 Pebruari 2015.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar